Tips Mencairkan Dana JHT Melalui Bank Yang Bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Cara mencairkan dana JHT lewat Bank
Tips mencairkan saldo JHT Jamsostek BPJS TK lewat bank ini adalah kelanjutan dari artikel-artikel saya yang terdahulu. Sebelumnya saya sudah memberikan panduan lengkap tentang bagaimana mengajukan pencairan secara online melalui layanan e-klaim JHT 2019, dan juga tentang tata cara mengambil dana JHT secara langsung dengan mendatangi kantor cabang Bpjs Ketenagakerjaan di tempat tinggal kalian.

Semoga teman-teman sudah membacanya sehingga bisa tahu kelebihan dan kekurangan dari masing-masing cara yang telah saya bagikan. Dengan begitu, teman-teman bisa menentukan metode pencairan yang diinginkan, apakah via online atau offline. Dan ada satu lagi pilihan cara mengambil dana JHT akan saya ulas kali ini, yaitu mencairkan JHT lewat bank.

Lalu bagaimana prosedur mencairkan dana JHT melalui bank itu? Berikut penjelasannya.

Hal terpenting sebelum menarik tabungan Jaminan Hari Tua melalui bank yaitu dengan mengetahui dulu bank apa yang bekerja sama dengan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di daerah kalian. Karena hanya bank-bank tertentu saja. Tidak semua jenis bank. Kebanyakan hanya bank-bank pemerintah atau bank BUMN.

Selain itu, dalam setiap kantor BPJS TK biasanya cuma bekerjasama dengan satu bank saja. Dan bisa saja, antara kantor BPJS Ketenagakerjaan yang satu dengan kantor BPJS Ketenagakerjaan yang lainnya menggunakan bank yang berbeda. Tergantung kebijakan kantor cabang setempat. Misalnya Kacab BPJS TK Malang bekerjasama sama dengan Bank BNI, sementara BPJS Ketenagakerjaan Blitar kerjasamanya dengan Bank BRI, lalu kantor BPJS TK Sidoarjo berpartner dengan Bank Bukopin. Contohnya seperti itu.

Untuk mengetahui bank apa yang bekerjasama, kalian bisa mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan tempat dimana kalian akan mengurus klaim JHT. Nanti pihak bpjs TK akan merekomendasikan bank tertentu kepada kalian. Selain itu, kedatangan kalian bukan sekedar untuk mengetahui informasi bank rekanan, tapi juga sekaligus untuk meminta formulir klaim JHT, surat pernyataan sudah tidak bekerja lagi, dan formulir ceklis kelengkapan berkas. Yang nantinya kalian isi untuk diserahkan ke pihak bank untuk diperiksa. Untuk surat pernyataan jangan lupa ditandatangani di atas materai.

Jangan lupa siapkan semua berkas dokumen persyaratan pencairan JHT, yang meliputi:

1. KPJ atau Kartu Peserta Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan asli beserta salinannya.
2. Foto kopi dan asli KK (Kartu Keluarga).
3. KTP elektronik asli beserta salinannya.
4. Fotokopi Paklaring/surat pengalaman kerja/surat referensi/surat rekomendasi beserta salinannya.
5. Foto kopi rekening tabungan atas nama pribadi, tidak boleh buku tabungan atas nama orang lain meskipun itu keluarga sendiri.
6. Kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) jika dana yang akan cair lebih dari 50.000.000 rupiah.

Khusus untuk berkas nomor 5, yaitu buku rekening bank, kemungkinan diharuskan menggunakan rekening bank yang sesuai dengan bank yang akan kalian gunakan untuk mengurus pencairan JHT. Misalnya, yang direkomendasikan bpjs ketenagakerjaan ialah bank Mandiri, maka rekening yang kalian pakai wajib rekening bank Mandiri. Tidak usah khawatir kalau belum punya, karena nanti pihak bank akan membuatkan buku rekening baru atas nama kalian. Ke rekening tersebutlah uang JHT kita akan ditransfer. Namun jika tidak diharuskan, ya silahkan saja menggunakan buku rekening bank lain.

Kemudian khusus peserta yang berhenti bekerja per 1 September 2015 karena PHK, wajib membawa berkas tambahan berupa akte perjanjian bersama yang di keluarkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Dan satu lagi, untuk peserta yang berhenti kerja karena sudah habis masa kontraknya, wajib melampirkan surat PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yang pertama kali kalian terima.

Jangan lupa juga dengan syarat dan ketentuan untuk bisa mengambil uang JHT bpjs ketenagakerjaan 100%, yaitu:

- Sudah berhenti bekerja minimal satu bulan.
- Belum bekerja lagi pada perusahaan-perusahaan yang mendaftarkan karyawannya di program BPJS Ketenagakerjaan.
- Kartu atau status kepesertaan Jamsostek harus sudah benar-benar non aktif.

Setelah semua formulir diisi, berkas persyaratan lengkap, syarat dan ketentuan juga sudah terpenuhi, silakan mendatangi bank yang telah direkomendasikan BPJS Ketenagakerjaan. Sampaikan kepada security bank atau Costumer Service bahwa kedatangan kalian merupakan untuk mencairkan uang tabungan Jaminan Hari Tua (JHT) Jamsostek.

Dana JHT biasanya akan masuk ke rekening kalian sekitar 7 hari sejak proses pengajuan klaim atau disesuaikan dengan informasi yang diberikan oleh pihak bank. Jika sudah melebihi waktu yang diinformasikan tapi saldo JHT belum juga cair, silahkan menghubungi pihak bank atau langsung ke pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk konfirmasi keterlambatan tersebut.

Seperti itulah Tips terbaru mencairkan saldo JHT Jamsostek/bpjs ketenagakerjaan lewat bank 2019. Tentunya dengan adanya metode ini, semakin banyak alternatif yang bisa kita gunakan dalam mengurus klaim uang Jaminan Hari Tua.

Sumberhttps://www.jangannganngur.blogspot.com/

0 Response to "Tips Mencairkan Dana JHT Melalui Bank Yang Bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel