Teknik Pengelasan yang baik dan benar untuk pemula

Teknik pengelasan yang baik dan benar untuk pemula - assalamualaikum sobat Goblogger, pada pembahasan kali ini saya akan membagikan cara mengelas dengan hasil yang maksimal dan bagus. Mungkin teknik sudah banyak yang membahasnya tapi nggak apa-apa saya akan membahasnya kembali.


Pertama-tama sebelum melakukan pengelasan alangkah baiknya memakai APD (alat pelindung diri) agar tidak terjadi kecelakaan kerja, contoh APD sebagai berikut:

- sarung tangan las
- topeng las/kacamatan las
- penutup kepala (buff)
- sepatu safety
- penutup mulut/masker
- apron (pelindung baju)

Yang kedua ialah alat untuk melakukan pengelasan, contoh:
- mesin las
- elektroda
- besi
- palu
- tang

Sekarang kita akan memasuki sesi pengelasan, untuk pemula sebaiknya memilih besi yang berukuran 3-6 mm, yang berukuran kurang dari 3 mm untuk yang ahli karena kalau pemula memakai besi yang kurang dari 3 mm ketika di las besi akan bolong. Besi yang digunakan antara lain : besi plat, besi siku.

Posisi dalam mengelas tergantung posisi bahan yang akan dilas, untuk pemula sebaiknya dalam posisi mendatar supaya mudah dalam mengelas. Untuk posisi yang lainnya untuk yang ahli misal: overhead dan posisi tegak.

Mesin las terdiri dari 2 arus, arus ac dan arus dc. Untuk pemula sebaiknya memakai arus yang dc karena api pembakarannya stabil dan tidak menyebar. Untuk eletrodanya sendiri bisa memakai yang ukuran 2,6 mm, kalo dibawah itu bisa tapi harga nya mahal.

Ketika kita mengelas, Jarak ujung elektroda dengan bahan yang akan dilas sebaiknya berjarak  3 mm agar hasil nya bagus dan tidak putus-putus sehingga harus menambalnya lagi.

Hasil pengelasan yang bagus juga dipengaruhi oleh penyetingan ampere mesin las, tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar karena kalau terlalu kecil hasil pengelasan tidak matang dan menggumpal sebaliknya jika terlalu besar bahan yang dilas akan bolong dan sulit untuk menambalnya kembali.

Untuk teknik mengelasnya sendiri ada beberapa macam, ada yang menggunakan teknik mengelas gaya zig-zag, memutar, dan lurus. Kecepatan dalam pengelasan bergantung pada hasil las, semakin lambat akan terjadi penggumpalan dan kerak akan menempel sehingga banyak kotoran dan kalau terlalu cepat hasil las nya akan tipis dan tidak rata.

Ketika elektroda habis dan berhenti sejenak sebaiknya bahan di bersihkan dahulu sebelum mulai las kembali karena kalau gak dibersihkan bahannya akan keropos dan mudah patah karena penumpukan kotoran.

Ketika selesai mengelas, bahan yang selesai di las sebaiknya jangan langsung di masukan ke dalam air, karena akan cepat retak/patah

Oke sekian dulu artikel dari saya semoga bermanfaat ilmu yang bagikan kepada kalian semua.

1 Response to "Teknik Pengelasan yang baik dan benar untuk pemula"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel